BUKU PAK HARTO THE UNTOLD STORIES PDF

Kebiasaan saya sejak menjadi penulis buku non fiksi, sering melakukan penelitian melalui website penerbit dalam dan luar negeri. Kegiatan ini saya lakukan untuk mengetahui trend buku yang laris dan tema buku-buku baru yang diterbitkan. Melihat buku ini pertama kali saya tertarik dengan keunikan kafernya. Sayang sekali di dalam buku tidak dijelaskan atau tidak diberi keterangan tentang gambar kafer tersebut. Saya tertarik ingin memiliki buku ini bukan karena saya simpati pada Pak Harto. Sebelum membaca buku ini saya akui sama sekali tidak mengenal dekat figure Pak Harto.

Author:Tok Mikajind
Country:Dominican Republic
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):12 March 2015
Pages:143
PDF File Size:4.55 Mb
ePub File Size:3.47 Mb
ISBN:871-1-32508-780-6
Downloads:83494
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tarisar



Dan bukan saja Presiden, di mataku Pak Harto adalah juga seorang pahlawan bangsa. Bagiku sederhana saja, kalau kita mau menilai kinerja seorang pemimpin, cukup lihat saja hasilnya. Jika negara ini menjadi lebih baik, berarti presidennya adalah pemimpin yang baik. Aku hanya akan menjawab, tak ada gading yang tak retak.

Tak ada pemimpin yang tak berbuat kesalahan. Tak ada manusia yang sempurna. Yang terpenting, beliau telah berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi bangsanya, bagi warga negaranya.

Itulah yang dibutuhkan Indonesia, bukan sosok seperti dewa yang bisa dipuja-puja. Dari penuturan narasumber yang diwawancarai--dan bahkan ada yang menulis sendiri, aku jadi makin dapat melihat sosok Pak Harto secara lebih personal dan seolah dari dekat.

Kalau sampai hari ini aku hanya mengenal beliau dari televisi dan koran yang mungkin saja--dan kemungkinan besar demikian--telah dipoles demi politisasi pihak tertentu , kini aku dapat mengenal Pak Harto dari penuturan orang-orang yang selama ini pernah bersentuhan langsung dengan beliau. Menurutku, merekalah yang pendapatnya paling netral; mereka dapat melihat sosok Pak Harto secara obyektif karena sejajarnya kedudukan mereka dengan Pak Harto.

Yang paling menarik adalah kesimpulan Pak Mahathir Mohamad, "Saya berkesimpulan bahwa badai perekonomian yang melanda Asia Tenggara pada tahun itu memang dirancang untuk menjatuhkan pemerintahan Pak Harto. Mungkin saja memang benar, karena pada saat itu ASEAN makin menanjak, yang pasti akan membuat negara-negara maju khawatir. Kalau kesimpulan Pak Mahathir itu benar, kita harusnya berbangga, karena itu berarti negara kita pernah menjadi salah satu negara yang dianggap pesat perkembangannya hingga disegani negara-negara maju di dunia.

Dari Mr. Keluar dari ranah politik luar negeri, kita diajak menyimak penuturan para anak buah Pak Harto. Rata-rata mereka melihat Pak Harto sebagai sosok kebapakan, sederhana, selalu memperhatikan kebutuhan anak buahnya, tak banyak bicara namun ketika bicara selalu sarat dengan wejangan yang dalam. Di mata mereka Pak Harto adalah pemimpin yang ingin melihat anak buahnya berkembang, dan meski Pak Harto telah tiada, wejangannya selalu menjadi panutan hidup mereka.

Kalau anda membayangkan gaya hidup Pak Harto bergelimang kemewahan, siap-siaplah untuk terkejut--sama seperti kebanyakan orang ketika pertama kali berkunjung ke Cendana. Rumah sang orang nomor satu di negara kita itu ternyata biasa-biasa saja, perabotnya pun tidak mewah. Pak Harto dan keluarga lebih suka menyantap makanan sederhana seperti rakyatnya. Camilan Pak Harto antara lain singkong rebus dan Pop Mie seperti yang dikisahkan oleh para bawahannya yang datang menghadap.

Bahkan ajudannya mengatakan bahwa Pak Harto lebih suka mengenakan kaus golf lamanya yang sudah mulai belel, sementara kaus-kaus barunya malah dibagikan ke para pegawai rumah tangganya.

Dari antara mereka yang pernah berjuang bersama Pak Harto, mengalirlah kisah-kisah jenaka yang masih mereka kenang hingga kini. Ketika pasukan Jepang curiga, Pak Harto pun dengan sigap melilitkan scarf yang dipakainya ke kepala Faisal lalu mereka berdua pura-pura menjadi sepasang kekasih. Pasukan Jepang pun akhirnya pergi. Lalu ada juga cerita Sjafrie Sjamsoedin yang meminta Pak Harto memakai helm pengaman standar PBB ketika naik pesawat di daerah perang di Zarajevo, namun Pak Harto menolak dan malah menyuruh Sjafrie memasukkan helm itu ke museum Purna Bhakti - Taman Mini ketika pulang nanti Pak Harto sangat menyayangi dan memperhatikan bawahannya.

Beberapa dari mereka dibiayai dari Pak Harto pribadi untuk mengobatkan anak atau istrinya ke luar negeri. Ada juga yang dibantu untuk bisa mendapatkan rumah dengan proses yang mudah. Ketika kaki pengawalnya bengkak karena asam urat sehingga kesakitan, Pak Harto menyuruh si pengawal memetik daun sigli dari halaman, lalu Pak Harto sendiri yang menempelkan daun itu ke kaki si pengawal yang sakit, setelah daun itu ditumbuk halus oleh Bu Tien. Masih banyak kesaksian-kesaksian lain yang dituturkan dengan haru oleh para bawahannya, yang persentuhan pribadinya dengan Pak Harto membuat mereka menganggap Pak Harto dan Bu Tien sebagai ayah-ibu mereka.

Bila berkenan bagi.

DRAGONSTAR STARFARER HANDBOOK PDF

Jual Buku Pak Harto: The Untold Stories

Indonesia Buku tidak tersedia "Piye to kok ora bisa ditulung bagaimana sih kok tidak bisa ditolong? Setetes air mata Pak Harto menandai kehilangan besar yang harus diikhlaskannya hari itu, disaksikan Profesor Dr. Satyanegara yang selanjutnya menjadi lebih sering menjaga kesehatan Pak Harto. Demikian pula perjalanan hidup Pak Harto sejak muda yang terekam dengan baik dalam ingatan keluarga besar, sesama kepala negara, para menteri, ajudan, serta orang-orang yang bekerja bersamanya, menjelaskan sisi-sisi lain karakter Pak Harto yang sangat jarang dipublikasikan, yang selama ini tersimpan sebagai the untold stories seorang Pak Harto.

EXADEP TEST STUDY GUIDE PDF

Pak Harto : The Untold Stories

Beliau harus diberi tempat yang terhormat dalam sejarah Indonesia. Saat itu saya baru saja masuk SMA. Mereka adalah orang-orang yang membuat saya mual hanya dengan memikirkannya. What a looser.

CONSTITUTION OF INDIA BOOK BY J.N.PANDEY PDF

Pak Harto: The Untold Stories

Setetes air mata Pak Harto menandai kehilangan besar yang harus diikhlaskannya hari itu, disaksikan Profesor Dr. Satyanegara yang selanjutnya menjadi lebih sering menjaga kesehatan Pak Harto. Demikian pula perjalanan hidup Pak Harto sejak muda yang terekam dengan baik dalam ingatan keluarga besar, sesama kepala negara, para menteri, ajudan, serta orang-orang yang bekerja bersamanya, menjelaskan sisi-sisi lain karakter Pak Harto yang sangat jarang dipublikasikan, yang selama ini tersimpan sebagai the untold stories seorang Pak Harto. Ibu Negara itu mengetuk-ngetuk jendela mobil sesaat sebelum Eddie berangkat mengawal Pak Harto memancing ke laut lepas, "Jangan memancing ikan yang berambut panjang ya Sementara Profesor Dr. Emil Salim, Menteri Lingkungan Hidup pada masa pemerintahan Pak Harto, menuturkan kisah yang mengharukan ketika sepasukan tentara disiapkan untuk menembaki serombongan gajah yang dilaporkan memorakporandakan kebun-kebun warga desa transmigrasi di Lampung.

Related Articles