ANTITUSIF DAN EKSPEKTORAN PDF

Satu dari sepuluh pasien yang berkunjung ke praktek dokter setiap tahunnya memiliki keluhan utama batuk. Batuk dapat menyebabkan perasaan tidak enak, gangguan tidur, mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan menurunkan kwalitas hidup. Batuk dapat juga menimbulkan berbagai macam komplikasi seperti pneumotoraks, pneumomediastinum, sakit kepala, pingsan, herniasi diskus, hernia inguinalis, patah tulang iga, perdarahan subkonjungtiva, dan inkontinensia urin. Batuk merupakan refleks fisiologis kompleks yang melindungi paru dari trauma mekanik, kimia dan suhu. Batuk juga merupakan mekanisme pertahanan paru yang alamiah untuk menjaga agar jalan nafas tetap bersih dan terbuka dengan jalan : 1. Mencegah masuknya benda asing ke saluran nafas.

Author:Kebar Yozshuzragore
Country:Guinea-Bissau
Language:English (Spanish)
Genre:Career
Published (Last):2 May 2012
Pages:154
PDF File Size:10.25 Mb
ePub File Size:10.6 Mb
ISBN:385-7-61906-570-1
Downloads:59504
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tazuru



Obat-obat ekspektoran dan mukolitik bisa merusak sawar mukosa lambung. Obat Batuk Jenis Antihistamin Histamin dapat menghasilkan gejala bersin-bersin dan hidung meler, pada gilirannya hal ini bisa memicu batuk. Obat golongan antihistamin menghambat efek dari histamin sehingga berbagai reaksi alergi itu dapat dikurangi. Selain sebagai obat alergi, beberapa antihistamin juga mempunyai efek penekan batuk terutama batuk alergi misalnya diphenhydramine.

Obat-obat golongan antihistamin mempunyai efek samping yaitu, menyebabkan kantuk. Oleh karenanya sebaiknya jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin yang membutuhkan konsentrasi tinggi selama menggunakan obat-obat golongan antihistamin. Obat Batuk Jenis Dekongestan Obat jenis dekongestan berkhasiat untuk melegakan hidung tersumbat.

Ini berarti merk-merk obat batuk yang mengandung dekongestan sebaiknya tidak digunakan untuk mengobati batuk yang tidak disertai hidung tersumbat. Obat jenis ini mempunyai sifat simpatomimetik, oleh karena itu penderita diabetes melitus , hipertensi, hipertiroidisme, rentan terhadap terjadinya glaukoma sudut sempit, hipertrofi prostat, gangguan hati dan ginjal, serta penyakit jantung iskemik harus hati-hati menggunakan obat golongan ini.

Obat ini kontraindikasi untuk pasien yang menggunakan obat golongan MAO inhibitor. Obat yang mengandung Phenylpropanolamine tidak dianjurkan digunakan untuk anak usia dibawah 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter. Memilih Obat Batuk Memilih obat batuk harus disesuaikan dengan penyebabnya selain tentu saja profil individu penderitanya.

Sebagian besar merupakan kombinasi dari 2 atau lebih zat aktif. Bahkan terkadang merk tertentu mengandung 2 atau lebih zat aktif yang mempunyai fungsi yang sama.

Memang benar khasiatnya akan lebih kuat namun efek sampingnya juga pasti lebih banyak. Banyaknya zat aktif yang terkandung dalam sebuah produk obat, membuat kita harus meminum zat aktif yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih produk yang mengandung kombinasi beberapa jenis obat : Hindari memilih produk yang mengandung zat aktif yang sama dengan obat lain yang sedang Anda gunakan. Misalnya jika Anda telah menggunakan produk Paracetamol, sebaiknya tidak menggunakan obat batuk berdahak yang mengandung paracetamol. Beberapa zat aktif tidak dianjurkan digunakan untuk orang dengan kondisi medis tertentu.

Misalnya, pseudoephedrine dekongestan dapat menyebabkan peningkatan detak jantung, kegelisahan, insomnia dan mulut kering. Zat aktif ini tidak boleh digunakan untuk penderita tekanan darah tinggi , masalah jantung, hipertiroidisme , diabetes, atau retensi urin. Produk yang bagaimanakah bisa disebut sebagai obat batuk paling ampuh? Karena sebenarnya yang harus diperhatikan adalah perbandingan antara manfaat dengan risiko efek samping yang mungkin terjadi.

Bila perlu pilihlah obat batuk yang mengandung zat aktif tunggal. Namun tentu saja tetap harus disesuaikan dengan penyebabnya, karena sangat sering batuk disebabkan oleh lebih dari satu hal saja. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini. Medical News Today. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda? Kami akan meningkatkan kualitas layanan kami agar lebih bermanfaat.

Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut. Submit Pertanyaan apakah yang ingin Anda tanyakan? Pertanyaan reguler. Dapatkan jawaban dalam kurun waktu 24 jam Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya.

Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins. Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti.

Anda dapat membaca proses editorial lengkap di sini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di atau email di support honestdocs.

DEATHLANDS PILGRIMAGE TO HELL PDF

ANTITUSIF DAN EKSPEKTORAN PDF

Batuk nampaknya penyakit ringan, tapi kerapkali menjengkelkan. Jika batuk tadi bukan bagian dari suatu penyakit lain, misalnya TBC atau asma, batuk bisa diredakan dengan obat batuk tanpa resep. Untuk bisa memilih dengan tepat, kita kenali dulu, yuk apa itu batuk dan apa saja jenisnya. Batuk sebenarnya adalah refleks normal tubuh kita akibat adanya rangsangan dari selaput lendir di daerah tenggorok dan cabang tenggorok, yang bertujuan untuk membersihkan saluran pernafasan dari zat-zat asing yang menganggu.

ARAMUS GUARAUNA PDF

Tips Memilih Obat Batuk Sesuai Gejala, Penyebab dan Usia Penderita

Obat-obat ekspektoran dan mukolitik bisa merusak sawar mukosa lambung. Obat Batuk Jenis Antihistamin Histamin dapat menghasilkan gejala bersin-bersin dan hidung meler, pada gilirannya hal ini bisa memicu batuk. Obat golongan antihistamin menghambat efek dari histamin sehingga berbagai reaksi alergi itu dapat dikurangi. Selain sebagai obat alergi, beberapa antihistamin juga mempunyai efek penekan batuk terutama batuk alergi misalnya diphenhydramine. Obat-obat golongan antihistamin mempunyai efek samping yaitu, menyebabkan kantuk.

Related Articles